Jumat, 13 Maret 2015

Peranan Komunikasi Dalam Dunia bisnis


Nama : Ari pratama
kelas  : 3 S A 03
Npm : 11612067


     Komunikasi dengan pasar

Dengan timbulnya situasi Economic of relatif plenty, dewasa ini setiap pengusaha harus berusaha untuk dapat menutup jurang yang terbentang antara produsen dengan masyarakat konsumen selaku calon pembeli atau pemakai barang atau jasa yang dihasilkannya. Menjadi tugas dan tanggung jawabnya selaku seorang pengusaha untuk selalu dapat mempengaruhi besarnya permintaan akan barang hasil produksi perusahaannya, selalu berusaha untuk mencari pembeli dan pemakai barang yang dihasilkannya. Sebagai pengusaha, ia harus memberitakan penyempurnaaan-penyempurnaan produksi yang telah dicapainya, dimana barang yang dihasilkannya dapat diperoleh masyarakat konsumen dan lain senbagainya. Atau dengan perkataan lain, setiap pengusaha harus selalu memelihara konsumen dengan pasar.
Penyelenggara komunikasi dengan pasar, merupakan suatu syarat mutlak bagi setiap produsen yang menghasilkan produk secara besar-besaran yang ditujukan kepada kepada para konsumen yang tidak dikenalnya. Penyelenggaraan komunikasi dengan pasar juga berarti suatu syarat mutlak bagi setiap pengusaha yang ingin menjamin kelangsungan hidup perusahaannya dan terus maju berkembang.
Dalam lingkungan bisnis, ada aneka sarana komunikasi perdagangan yang dapat dipergunakan para pengusaha untuk berkomunikasi dengan masyarakat konsumen. Sarana-sarana komunikasi perdagangan yang tersedia antara lain adalah dalam wujud pengiriman surat, pengiriman kawat, percakapan telepon, kunjungan pribadi, dan lain-lain.
Jenis-jenis sarana komunikasi perdagangan yang disebutkan tadi hanya sesuai bilamana dipergunakan dalam daerah pemasaran barang dan jasa yang ruang lingkupnya terbatas.
Untuk berkomunikasi dalam suatu daerah pemasaran yang sangat luas, dimana calon konsumen kita jumlahnya beribu-ribu bahkan mungkin mencapai jutaan atau puluhan juta orang, kita memerlukan sarana komunikasi pemasaran khusus seperti periklanan. Karena periklanan dalam rangkaian usaha yang dilakukan setiap pengusaha merupakan suatu alat pemasaran yang bidang geraknya justru terletak dalam bidang komunikasi massa.

2.    Konsep Dasar dan Peranan Komunikasi

Komunikasi merupakan aktivitas dasar manusia. Dengan berkomunikasi, manusia dapat saling berhubungan satu sama lain baik dalam kehidupan sehari-hari di rumah tangga, di tempat pekerjaan, di pasar, dalam masyarakat atau di mana saja manusia berada. Tidak ada manusia yang tidak akan terlibat dalam konunikasi.
Pentingnya komunikasi bagi manusia tidaklah dapat dipungkiri begitu juga halnya bagi suatu organisasi. Dengan adanya komunikasi yang baik suatu organisasi dapat berjalan dengan lancar dan berhasil dan begitu pula sebaliknya, kurangnya atau tidak adanya komunikasi organisasi dapat macet dan berantakan. Misalnya bila dalan suatu sekolah kepala sekolah tidak memberi informasi kepada guru-guru mengenai kapan sekolah dimulai sesudah libur semester dan apa bidang studi yang harus diajarkan oleh masing-masing guru, maka besar kemungkinannya guru tidak dating mengajar. Skibatnya, murid-murid tidak belajar. Hal ini menjadikan sekolah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dari contoh itu kelihatan, bahwa dengan kelupaan memberi informasi saja sudah memberikan efek yang lebih besar bagi sekolah. Karena pentingnya komunikasi dalam organisasi maka perlu menjadi perhatian pengelola agar dapat membantu dalam pelaksanaan tugasnya Komunikasi yang efektif adalah penting bagi semua organisasi. Oleh karena itu, para pemimpin organisasi dan para komunikator dalam organisasi perlu memahami dan menyempurnakan kemampuan komunikasi mereka (Kohler 1981). Untuk memahami komunikasi ini dengan mudah, perlu terlebih dahulu mengetahui konsep-konsep dasar komunikasi. Karena itu, pada bab 1 ini disajikan dahulu konsep-konsep dasar komunikasi seperti definisi komunikasi, model komunikasi, komponen dasar komunikasi dan prinsip-prinsip komunikasi.
3.    Tujuan Komunikasi 
Komunikasi merupakan sesuatu yang sangat pokok dalam setiap hubungan seseorang dengan orang lain, begitu pula dalam suatu organisasi terjadinya komunikasi tentunya mempunyai tujuan yang ingin dicapai. Tujuan – tujuan dari komunikasi tersebut antara lain :
·         Menentapkan dan menyebarkan maksud dari suatu kegiatan.
·         Untuk mempengaruhi sikap dan perilaku orang-orang secara individu maupun kelompok-kelompok di dalam suatu organisasi
·         Mengembangkan rencana-rencana untuk mencapai tujuan.
·         Mengorganisasikan sumber-sumber daya manusia dan sumber daya lainnya seperti efektif dan efisien.
·         Memilih, mengembangkan, menilai anggota di dalam komunikasi tersebut.
·         Memimpin, mengarahkan, memotivasi dan menciptakan suatu iklim kerja di mana setiap orang mau memberikan kontribusi.
Tujuan komunikasi data :
·         Pengiriman data dalam jumlah besar dan efisien.
·         Penggunaan sistem komputer dan alat pendukung secara bersamaan.
·         Menggunakan sistem komputer secara terpusat/tersebar.
·         Mempermudah pengolahan dan pengaturan data.
·         Mendapatkan data secara langsung dari sumbernya.
·         Mempercepat penyebaran informasi.
Operasi komunikasi data :
·         Pengumpulan data/data collection.
·         Pertukaran informasi/information exchange.
·         Menyimpan dan mengambil data/data storage and access.
·         Time sharing.
·         Program to program communications.
·         Remote computing.
4.   Komponen-komponen Komunikasi
a.       Lingkungan komunikasi
lingkungan (konteks) komunikasi setidak-tidaknya memiliki tiga dimensi:
Fisik, adalah ruang dimana komunikasi berlangsung yang nyata atau berwujud. Sosial-psikoilogis, meliputi, misalnya tata hubungan status di antara mereka yang terlibat, peran yang dijalankan orang, serta aturan budaya masyarakat di mana mereka berkomunikasi. Lingkungan atau konteks ini juga mencakup rasa persahabatan atau permusuhan, formalitas atau informalitas, serius atau senda gurau, Temporal (waktu), mencakup waktu dalam hitungan jam, hari, atau sejarah dimana komunikasi berlangsung. Ketiga dimensi lingkungan ini saling berinteraksi; masing-masing mempengaruhi dan dipengaruhi oleh yang lain. Sebagai contoh, terlambat memenuhi janji dengan seseorang (dimensi temporal), dapat mengakibatkan berubahnya suasana persahabatan-permusuhan (dimensi sosial-psikologis), yang kemudian dapat menyebabkan perubahan kedekatan fisik dan pemilihan rumah makan untuk makan malam (dimensi fisik). Perubahan-perubahan tersebut dapat menimbulkan banyak perubahan lain. Proses komunikasi tidak pernah statis.

b.  Sumber-Penerima
Kita menggunakan istilah sumber-penerima sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan untuk menegaskan bahwa setiap orang yang terlibat dalam komunikasi adalah sumber (atau pembicara) sekaligus penerima (atau pendengar). Anda mengirimkan pesan ketika anda berbicara, menulis, atau memberikan isyarat tubuh. Anda menerima pesan dengan mendengarkan, membaca, membaui, dan sebagainya.
Tetapi, ketika anda mengirimkan pesan, anda juga menerima pesan. Anda menerima pesan anda sendiri (anda mendengar diri sendiri, merasakan gerakan anda sendiri, dan melihat banyak isyarat tubuh anda sendiri) dan anda menerima pesan dari orang lain (secara visual, melalui pendengaran, atau bahkan melalui rabaan dan penciuman). Ketika anda berbicara dengan orang lain, anda memandangnya untuk mendapatkan tanggapan (untuk mendapatkan dukungan, pengertian, simpati, persetujuan, dan sebagainya). Ketika anda menyerap isyarat-isyarat non-verbal ini, anda menjalankan fungsi penerima.

c.   Enkoding-Dekoding
Dalam ilmu komunikasi kita menamai tindakan menghasilkan pesan (misalnya, berbicara atau menulis) sebagai enkoding (encoding). Dengan menuangkan gagasan-gagasan kita ke dalam gelombang suara atau ke atas selembar kertas, kita menjelmakan gagasan-gagasan tadi ke dalam kode tertentu. Jadi, kita melakukan enkoding.
Kita menamai tindakan menerima pesan (misalnya, mendengarkan atau membaca) sebagai dekoding (decoding). Dengan menerjemahkan gelombang suara atau kata-kata di atas kertas menjadi gagasan, anda menguraikan kode tadi. Jadi, anda melakukan dekoding. Oleh karenanya kita menamai pembicara atau penulis sebagai enkoder (encoder), dan pendengar atau pembaca sebagai dekoder (decoder). Seperti halnya sumber-penerima, kita menuliskan enkoding-dekoding sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan untuk menegaskan bahwa anda menjalankan fungsi-fungsi ini secara simultan. Ketika anda berbicara (enkoding), anda juga menyerap tanggapan dari pendengar (dekoding).

d.  Kompetensi Komunikasi
Kompetensi komunikasi mengacu pada kemampuan anda untuk berkomunikasi secara efektif (Spitzberg dan Cupach, 1989). Kompetensi ini mencakup hal-hal seperti pengetahuan tentang peran lingkungan (konteks) dalam mempengaruhi kandungan (content) dan bentuk pesan komunikasi (misalnya, pengetahuan bahwa suatu topik mungkin layak dikomunikasikan kepada pendengar tertentu di lingkungan tertentu, tetapi mungkin tidak layak bagi pendengar dan lingkungan yang lain). Pengetabuan tentang tatacara perilaku nonverbal (misalnya kepatutan sentuhan, suara yang keras, serta kedekatan fisik) juga merupakan bagian dari kompetensi komunikasi.
Dengan meningkatkan kompetensi anda, anda akan mempunyai banyak pilihan berperilaku. Makin banyak anda tahu tentang komunikasi (artinya, makin tinggi kompetensi anda), makin banyak pilihan, yang anda punyai untuk melakukan komunikasi sehari-hari. Proses ini serupa dengan proses mempelajari perbendaharaan kata: Makin banyak kata anda ketahui (artinya, makin tinggi kompetensi perbendaharaan kata anda), makin banyak cara yang anda miliki untuk mengungkapkan diri.

e.  Pesan
Pesan komunikasi dapat mempunyai banyak bentuk. Kita mengirimkan dan menerima pesan ini melalui salah satu atau kombinasi tertentu dari panca indra kita. Walaupun biasanya kita menganggap pesan selalu dalam bentuk verbal (lisan atau tertulis), ini bukanlah satu-satunya jenis pesan. Kita juga berkomunikasi secara nonverbal (tanpa kata). Sebagai contoh, busana yang kita kenakan, seperti juga cara kita berjalan, berjabatan tangan, menggelengkan kepala, menyisir rambut, duduk, dan. tersenyum. Pendeknya, segala hal yang kita ungkapkan dalam melakukan komunikasi.

f.  Saluran
Saluran komunikasi adalah media yang dilalui pesan. Jarang sekali komunikasi berlangsung melalui hanya satu saluran, kita menggunakan dua, tiga, atau empat saluran yang berbeda secara simultan. Sebagai contoh, dalam interaksi tatap muka kita berbicara dan mendengarkan (saluran suara), tetapi kita juga memberikan isyarat tubuh dan menerima isyarat ini secara visual (saluran visual). Kita juga memancarkan dan mencium bau-bauan (saluran olfaktori). Seringkali kita saling menyentuh, ini pun komunikasi (saluran taktil).

g.  Umpan Balik
Umpan balik adalah informasi yang dikirimkan balik ke sumbernya. Umpan balik dapat berasal dari anda sendiri atau dari orang lain. Dalam diagram universal komunikasi tanda panah dari satu sumber-penerima ke sumber-penerima yang lain dalam kedua arah adalah umpan balik. Bila anda menyampaikan pesan misalnya, dengan cara berbicara kepada orang lain anda juga mendengar diri anda sendiri. Artinya, anda menerima umpan balik dari pesan anda sendiri. Anda mendengar apa yang anda katakan, anda merasakan gerakan anda, anda melihat apa yang anda tulis.
Selain umpan balik sendiri ini, anda menerima umpan balik dari orang lain. Umpan balik ini dapat datang dalam berbagai bentuk: Kerutan dahi atau senyuman, anggukan atau gelengan kepala, tepukan di bahu atau tamparan di pipi, semuanya adalah bentuk umpan balik.

h.  Gangguan
Gangguan (noise) adalah gangguan dalam komunikasi yang mendistorsi pesan. Gangguan menghalangi penerima dalam menerima pesan dan sumber dalam mengirimkan pesan. Gangguan dikatakan ada dalam suatu sistem komunikasi bila ini membuat pesan yang disampaikan berbeda dengan pesan yang diterima.
Gangguan ini dapat berupa gangguan fisik (ada orang lain berbicara), psikologis (pemikiran yang sudah ada di kepala kita), atau semantik (salah mengartikan makna). Tabel dibawah menyajikan ketiga macam gangguan ini secara lebih rinci.
Gangguan dalam komunikasi tidak terhindarkan. Semua komunikasi mengandung gangguan, dan walaupun kita tidak dapat meniadakannya samasekali, kita dapat mengurangi gangguan dan dampaknya. Menggunakan bahasa yang lebih akurat, mempelajari keterampilan mengirim dan menerima pesan nonverbal, serta meningkatkan keterampilan mendengarkan dan menerima serta mengirimkan umpan balik adalah beberapa cara untuk menanggulangi gangguan.

i.   Efek Komunikasi
Komunikasi selalu mempunyai efek atau dampak atas satu atau lebih orang yang terlibat dalam tindak komunikasi. Pada setiap tindak komunikasi selalu ada konsekuensi. Sebagai contoh, anda mungkin memperoleh pengetahuan atau belajar bagaimana menganalisis, melakukan sintesis, atau mengevaluasi sesuatu; ini adalah efek atau dampak intelektual atau kognitif. Kedua, anda mungkin memperoleh sikap baru atau mengubah sikap, keyakinan, emosi, dan perasaan anda; ini adalah dampak afektif. Ketiga, anda mungkin memperoleh cara-cara atau gerakan baru seperti cara melemparkan bola atau melukis, selain juga perilaku verbal dan noverbal yang patut; ini adalah dampak atau efek psikomotorik.

j.   Etik dan Kebebasan Memilih
Karena komunikasi mempunyai dampak, maka ada masalah etik di sini. Karena komunikasi mengandung konsekuensi, maka ada aspek benar-salah dalam setiap tindak komunikasi. Tidak seperti prinsip-prinsip komunikasi yang efektif, prinsip-prinsip komunikasi yang etis sulit dirumuskan. Seringkali kita dapat mengamati dampak komunikasi, dan berdasarkan pengamatan ini, merumuskan prinsip-prinsip komunikasi yang efektif. Tetapi, kita tidak dapat mengamati kebenaran atau ketidakbenaran suatu tindak komunikasi. Dimensi etik dari komunikasi makin rumit karena etik begitu terkaitnya dengan falsafah hidup pribadi seseorang sehingga sukar untuk menyarankan pedoman yang berlaku bagi setiap orang. Meskipun sukar, pertimbangan etik tetaplah merupakan bagian integral dalam setiap tindak komunikasi. Keputusan yang kita ambil dalam hal komunikasi haruslah dipedomani oleh apa yang kita anggap benar di samping juga oleh apa yang kita anggap efektif. Apakah komunikasi itu etis atau tidak etis, landasannya adalah gagasan kebebasan memilih serta asumsi bahwa setiap orang mempunyai hak untuk menentukan pilihannya sendiri. Komunikasi dikatakan etis bila menjamin kebebasan memilih seseorang dengan memberikan kepada orang tersebut dasar pemilihan yang akurat. Komunikasi dikatakan tidak etis bila mengganggu kebebasan memilih seseorang dengan menghalangi orang tersebut untuk mendapatkan informasi yang relevan dalam menentukan pilihan. Oleh karenanya, komunikasi yang tidak etis adalah komunikasi yang memaksa seseorang (1) mengambil pilihan yang secara normal tidak akan dipilihnya atau (2) tidak mengambil pilihan yang secara normal akan dipilihnya. Sebagai contoh, seorang pejabat rekruting perusahaan mungkin saja membesar-besarkan manfaat bekerja di Perusahaan X dan dengan demikian mendorong anda untuk menentukan pilihan yang secara normal tidak akan anda ambil (jika saja anda mengetahui fakta-fakta sebenarnya). Dalam etik yang didasarkan atas kebebasan memilih ini, ada beberapa persyaratan. Kita mengasumsikan bahwa orang-orang ini sudah cukup umur dan berada dalam kondisi mental yang memungkinkan mereka melaksanakan pilihan secara bebas. Selanjutnya, kita mengasumsikan bahwa kebebasan memilih dalam situasi mereka tidak akan menghalangi kebebasan memilih orang lain. Sebagai contoh, anak-anak berusia 5 atau 6 tahun tidak akan siap untuk menentukan pilihan sendiri (memilih menu mereka sendiri, memilih waktu untuk tidur, memilih jenis obat), sehingga harus ada orang lain yang melakukannya untuk mereka. Begitu juga, seseorang yang menderita keterbelakangan mental membutuhkan orang lain untuk mengambilkan keputusan tertentu bagi mereka.
Di samping itu, situasi lingkungan kehidupan seseorang dapat membatasi kebebasan memilih ini. Sebagai contoh, anggota tentara seringkali harus melepaskan kebebasan memilih dan makan nasi bungkus, bukan roti keju, mengenakan seragam militer, bukan jins, lari pagi, bukan tidur. Dengan menjadi tentara, seseorang setidak-tidaknya harus melepaskan sebagian hak mereka untuk menentukan pilihan sendiri. Akhirnya, kebebasan memilih yang kita miliki tidak boleh menghalangi orang lain untuk menentukan pilihan mereka sendiri. Kita tidak bisa membiarkan seorang pencuri memiliki kebebasan untuk mencuri, karena dengan memberikan kebebasan ini kita menghalangi korban pencurian untuk menikmati kebebasan memilih mereka—hak untuk memiliki barang dan hak untuk merasa aman dalam rumah mereka.

5.    Komunikasi Tatap Muka
Tujuan dari komunikasi tatap muka antara lain :
• Mengerti akan pentingnya komunikasi tatap muka dalam memecahkan masalah.
• Mengerti kapan komunikasi tatap muka lebih tepat digunakan dalam menyelesaikan masalah.
• Mengerti tentang komponen-komponen pokok agar komunikasi tatap muka menjadi baik.
• Mempelajari teknik-teknik pokok agar komunikasi tatap muka menjadi baik.
• Dapat mengembangkan keterampilan dalam meningkatkan komunikasi tatap muka.

Keuntungan menggunakan komunikasi tatap muka adalah untuk meningkatkan pemahaman terhadap arti yang tersimpan. Berkomunikasi dengan tatap muka akan mengajak anda untuk berkesempatan membaca isyarat, expresi wajah, gerak tangan, tekanan suara, dan lain-lain.

Kerugian komunikasi tatap muka adalah memerlukan waktu yang lama. Secara alamiah dan spontan komunikasi tatap muka sering menghasilkan kepentingan dan kesulitan yang mengakibatkan berlalunya waktu percuma. Komunikasi tatap muka menghendaki keterampilan komunikasi, mendengarkan secara efektif dan menangani konflik dan reaksi negatif.

Daftar Pustaka

Dasar komunikasi dan komunikasi bisnis

Nama : Ari pratama
Kelas : 3 S A 03
Npm : 11612067


Komunikasi adalah suatu proses ketika seseorang dengan orang lain saling menyampaikan informasi dari satu pihak ke pihak lain/banyak pihak agar dapat terhubung dengan lingkungan sekitarnya.

Pengertian komunikasi menurut para ahli

William J. Seller
menyatakan bahwa Pengertian Komunikasi adalah proses dimana simbol verbal dan nonverbal dikirimkan, diterima dan diberi arti.

Raymond Ross
menyatakan bahwa  Pengertian Komunikasi adalah proses menyortir, memilih dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar membantu pendengar membangkitkan respons/ makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.

Carl I. Hovland
menyatakan bahwa Pengertian Komunikasi adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang menyampaikan rangsangan (biasanya dengan menggunakan lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain.

Onong Uchjana Effendy
menyatakan bahwa Pengertian Komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu, berpendapat, mengubah sikap atau perilaku baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Everett M. Rogers
menyatakan bahwa Pengertian Komunikasi adalah proses suatu ide dialihkan dari satu sumber kepada satu atau banyak penerima dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.

Ruben dan Steward
menyatakan bahwa Pengertian Komunikasi mengenai manusia merupakan proses yang melibatkan individu-individu dalam suatu hubungan, kelompok, organisasi dan masyarakat yang merespon dan menciptakan pesan untuk beradaptasi dengan lingkungan satu sama lain.

Forsdale
menyatakan bahwa Pengertian Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu sistem dibentuk, dipelihara, dan diubah dengan tujuan bahwa sinyal-sinyal yang dikirimkan dan diterima dilakukan sesuai dengan aturan.

Colin Cherry
menyatakan bahwa Pengertian Komunikasi adalah proses dimana pihak-pihak saling menggunakan informasi untuk mencapai tujuan bersama dan komunikasi merupakan kaitan hubungan yang ditimbulkan oleh penerus rangsangan dan pembangkitan balasannya.

Cakupan Komunikasi Meliputi

Menurut Onong Uchjana Effendy dalam buku Dimensi Komunikasi menyatakan bahwa ruang lingkup/cakupan komunikasi sebagai berikut :
Bentuk komunikasi
a) Personnal Communication (Komunikasi Pribadi) :
  • ·         Intrapersonnal Communication (Komunikasi Intrapribadi)
  • ·         Interpersonnal Communication (Komunikasi Interpersonal)

b) Group Communication (Komunikasi Kelompok) :
  • ·         Small Group Communication (Lecture, Panel Discussion, Symposium, Seminar,
  • ·         Brainstorming, Ect.)Large Group Communication / Public Speaking.

c) Mass Communication
·         (Komunikasi Massa dengan medianya Pers, Radio, TV, Film dsb.)

Sifat Komunikasi
a) Verbal :
  • ·         Oral (Ucapan)
  • ·         Written (Tulisan)

b) Non-verbal :
  • ·         Kinesikal (bahasa tubuh):
  • ·         Gestural (gerak-gerik tubuh)
  • ·         Postural (sikap tubuh)
  • ·         Facial Expressions (akspresi muka)
  • ·         Symbolic Cloting (pakaian symbol)
  • ·         Signal (Bel, Bedug, Morse, Simapore)
  • ·         Pictorial (Poster, Billboard, Rambu-rambu lalu lintas)
  •  

Teknik Komunikasi :
  • ·         Journalism
  • ·         Public Relations
  • ·         Advertising
  • ·         Exhibition / Exposition
  • ·         Propaganda
  • ·         Publicity Etc.


Metoda Komunikasi :
  • ·         Informative Communication
  • ·         Persuasive Communication
  • ·         Coersive / Intructive Communication
  • Fungsi Komunikasi :
  • ·         Public Information
  • ·         Publik Education
  • ·         Publik Persuasion
  • ·         Publik Entertaiment

Tujuan Komunikasi :
  • ·         Social Change / Social Participation
  • ·         Attitude Change
  • ·         Opinion Change
  • ·         Behaviour Change

Model Komunikasi :
  • ·         One Step Flow Communication
  • ·         Two Step Flow Communication
  • ·         Multi Step Flow Communication

Bidang Komunikasi :
  • ·         Social Communication
  • ·         Managemen Communication
  • ·         Bussiness Communication
  • ·         Political Communication
  • ·         Cultural Communication
  • ·         Traditional Communication
  • ·         International Communication

Sistem Komunikasi :
  • ·         Social Responsibility System
  • ·         Authoritian System

Interaksi Komunikasi :
  •          Komunikasi Sosial
  •          Komunikasi Media (1994 : 10 – 11)
  •  

Daftar Pustaka


Rabu, 07 Januari 2015

Sejarah jurnalistik Indonesia


 Pada awalnya, komunikasi antar manusia sangat bergantung pada komunikasi dari mulut ke mulut. Catatan sejarah yang berkaitan dengan penerbitan media massa terpicu penemuan mesin cetak oleh Johannes Gutenberg.

Di Indonesia, perkembangan kegiatan jurnalistik diawali oleh Belanda. Beberapa pejuang kemerdekaan Indonesia pun menggunakan kewartawanan sebagai alat perjuangan. Di era-era inilah Bintang Timoer, Bintang Barat, Java Bode, dan Medan Prijaji terbit.

Pada masa pendudukan Jepang mengambil alih kekuasaan, koran-koran ini dilarang. Akan tetapi pada akhirnya ada lima media yang mendapat izin terbit: Asia Raja, Tjahaja, Sinar Baru, Sinar Matahari, dan Suara Asia.

Kemerdekaan Indonesia membawa berkah bagi kewartawanan. Pemerintah Indonesia menggunakan Radio Republik Indonesia sebagai media komunikasi. Menjelang penyelenggaraan Asian Games IV, pemerintah memasukkan proyek televisi. Sejak tahun 1962 inilah Televisi Republik Indonesia muncul dengan teknologi layar hitam putih.

Masa kekuasaan presiden Soeharto, banyak terjadi pembreidelan media massa. Kasus Harian Indonesia Raya dan Majalah Tempo merupakan dua contoh kentara dalam sensor kekuasaan ini. Kontrol ini dipegang melalui Departemen Penerangan dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Hal inilah yang kemudian memunculkan Aliansi Jurnalis Independen yang mendeklarasikan diri di Wisma Tempo Sirna Galih, Jawa Barat. Beberapa aktivisnya dimasukkan ke penjara.

Titik kebebasan pers mulai terasa lagi saat BJ Habibie menggantikan Soeharto. Banyak media massa yang muncul kemudian dan PWI tidak lagi menjadi satu-satunya organisasi profesi.

Kegiatan kewartawanan diatur dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 yang dikeluarkan Dewan Pers dan Undang-Undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002 yang dikeluarkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI


Sejarah jurnalistik dunia


Ø Kerajaan romawi kuno

Awal mulanya muncul jurnalistik dapat diketahui dari berbagai literatur tentang sejarah jurnalistik senantiasa merujuk pada “Acta Diurna” pada zaman Romawi Kuno masa pemerintahan kaisar Julius Caesar (100-44 SM).

“Acta Diurna”, yakni papan pengumuman (sejenis majalah dinding atau papan informasi sekarang), diyakini sebagai produk jurnalistik pertama; pers, media massa, atau surat kabar harian pertama di dunia. Julius Caesar pun disebut sebagai “Bapak Pers Dunia”.
Sebenarnya, Caesar hanya meneruskan dan mengembangkan tradisi yang muncul pada permulaan berdirinya kerajaan Romawi. Saat itu, atas peritah Raja Imam Agung, segala kejadian penting dicatat pada “Annals”, yakni papan tulis yang digantungkan di serambi rumah. Catatan pada papan tulis itu merupakan pemberitahuan bagi setiap orang yang lewat dan memerlukannya.
Saat berkuasa, Julius Caesar memerintahkan agar hasil sidang dan kegiatan para anggota senat setiap hari diumumkan pada “Acta Diurna”. Demikian pula berita tentang kejadian sehari-hari, peraturan-peraturan penting, serta apa yang perlu disampaikan dan diketahui rakyatnya. Papan pengumuman itu ditempelkan atau dipasang di pusat kota yang disebut “Forum Romanum” (Stadion Romawi) untuk diketahui oleh umum.

Berita di “Acta Diurna” kemudian disebarluaskan. Saat itulah muncul para “Diurnarii”, yakni orang-orang yang bekerja membuat catatan-catatan tentang hasil rapat senat dari papan “Acta Diurna” itu setiap hari, untuk para tuan tanah dan para hartawan.
Dari kata “Acta Diurna” inilah secara harfiah kata jurnalistik berasal yakni kata “Diurnal” dalam Bahasa Latin berarti “harian” atau “setiap hari.” Diadopsi ke dalam bahasa Prancis menjadi “Du Jour” dan bahasa Inggris “Journal” yang berarti “hari”, “catatan harian”, atau “laporan”. Dari kata “Diurnarii” muncul kata “Diurnalis” dan “Journalist” (wartawan).

Ø Sejarah penemuan kertas

Cina

Kertas ditemukan oleh Ts’ai Lun oleh 105 AD selama Dinasti Han dan menyebar kebarat melalui Jalan Sutra, Papermaking dan manufaktur. di Eropa dimulai di Semenanjung Iberia, saat ini Portugal dan Spanyol dan Sisilia. di abad ke-10 kaum Muslim yang tinggal di sana pada waktu itu, perlahan menyebar ke Italia, Perancis Selatan mencapai Jerman oleh 1400.

Di Eropa abad pertengahan, yang sampai saat kerajinan pembuatan kertas adalah mekanik dengan menggunakan waterpower, yang pabrik kertas air pertama di Semenanjung Iberia yang telah dibangun di kota Portugis Leiria di 1411, dan proses lainnya. Ekspansi yang cepat produksi kertas Eropa itu benar-benar ditingkatkan dengan penemuan mesin cetak dan awal Revolusi Percetakan di abad ke-15.

Kata “kertas” etimologis berasal dari papyros, Yunani Kuno untuk papirus Tanaman Cyperus. Papirus adalah, kertas tebal seperti bahan dihasilkan dari empulur dari papirus Cyperus tanaman yang digunakan di Mesir kuno dan lainnya budaya Mediterania untuk menulis, sebelum pembuatan kertas di Cina. Papyrus adalah laminasi “tanaman alami, sementara kertas dibuat dari serat yang sifat telah diubah oleh maserasi atau disintegrasi.
Pembuatan kertas secara tradisional telah dilacak ke Cina sekitar 105 Masehi, ketika Cai Lun, pejabat dipengadilan Imperial selama Dinasti Han (202 SM-220 M), menciptakan selembar kertas menggunakan murbei dan lainnya Serat Bast bersama dengan fishnets, kain tua dan limbah rami, meskipun bagian awal kertas ditemukan, di Fangmatan di provinsi Gansu bertuliskan peta, tanggal 179-41 SM.

Teknik

Selama Shang (1600-1050 SM), dan Zhou (1050 SM – 256 M) dinasti Cina kuno, dokumen yang biasanya ditulis pada tulang atau bambu (pada tablet atau potongan bambu dijahit dan berguling bersama-sama ke gulungan), membuat mereka sangat berat. Bahan cahaya sutra kadang-kadang digunakan, tetapi biasanya terlalu mahal untuk dipertimbangkan.

Sementara kerajaan resmi Cina Dinasti Han, Cai Lun secara luas dianggap telah menemukan metode modern pembuatan kertas (terinspirasi dari tawon dan lebah) dari kain dan serat tanaman lainnya di 105 CE. penemuan spesimen bertulis karakter Cina pada tahun 2006 diutara. China timur Gansu provinsi menunjukkan kertas yang telah digunakan oleh militer Cina kuno lebih dari 100 tahun sebelum Cai, 8 SM. Oleh karena itu akan muncul bahwa “kontribusi Cai Lun adalah untuk meningkatkan keterampilan ini secara sistematis dan ilmiah, memperbaiki resep untuk pembuatan kertas”.

Catatan dalam sejarah standar mengatakan:

Pada zaman kuno tulisan dan prasasti yang umumnya terbuat dari bambu pada tablet atau potongan sutra yang disebut chih. Tapi sutra yang mahal dan bambu berat mereka tidak nyaman untuk digunakan. Tshai Lun kemudian memprakarsai gagasan untuk membuat kertas dari kulit pohon, sisa-sisa dari rami, kain kain dan jaring ikan. Dia mengajukan proses untuk kaisar pada tahun pertama Yuan-Hsing [105] dan menerima pujian untuk kemampuannya. Dari saat ini, kertas telah digunakan di mana-mana dan universal disebut kertas Tshai Marquis.
Pembuatan mungkin berasal dari praktek berdebar dan mengaduk kain dalam air, setelah itu serat kusut dikumpulkan di atas tikar. Kulit Paper Mulberry terutama dihargai dan kertas berkualitas tinggi dikembangkan pada periode akhir Han, yang menggunakan kulit yang darikayu. Dalam Jin Timur periode kertas mulai dibuat pada cetakan layar-baik bambu, dengan pewarna insektisida untuk permanen. Setelah pencetakan menjadi populer di dinasti Song permintaan tumbuh lebih. Kertas sering digunakan sebagai retribusi, dengan satu prefektur mengirimkan beberapa 1.5m lembar kertas ke ibukota sebagai upeti hingga tahun 1101.

Ø Zaman Islam

Setelah kekalahan Cina dalam Pertempuran Talas pada 751 (hari ini Kyrgyzstan ), penemuan ini menyebar ke Timur Tengah. Legenda pergi,  rahasia pembuatan kertas diperoleh dari dua Cina tahanan dari Pertempuran Talas, yang menyebabkan pertamapabrik kertas di dunia Islam yang didirikan di Samarkand .

Proses melelahkan pembuatan kertas halus dan mesin dirancang untuk pembuatan massal kertas. Produksi dimulai pada Baghdad , di mana metode diciptakan untuk membuat selembar kertas tebal, yang membantu mengubah pembuatan kertas dari seni menjadi industri besar. Penggunaan bertenaga air pabrik pulp untuk menyiapkan bubur bahan yang digunakan dalam pembuatan kertas, tanggal kembali ke Samarkand pada abad ke-8, meskipun ini tidak harus bingung dengan pabrik kertas (lihat Paper pabrik bagian bawah). Kaum Muslim juga memperkenalkan penggunaan palu perjalanan (manusia-atau binatang-bertenaga) dalam produksi kertas, menggantikan tradisional Cina mortir dan alu metode. Pada gilirannya, metode palu perjalanan kemudian dipekerjakan oleh orang Cina.

Pada abad ke-9, orang Arab menggunakan kertas teratur, meskipun untuk karya-karya penting seperti salinan dihormati Qur’an vellummasih disukai. Kemajuan buku produksi dan penjilidan buku diperkenalkan. Orang-orang Arab membuat buku ringan yang dijahit dengan sutra dan terikat dengan kulit yang tertutup papan pasta, mereka memiliki flap yang dibungkus buku ketika tidak digunakan. Seperti kertas kurang reaktif terhadap kelembaban, papan berat yang tidak diperlukan. Pada abad ke-12 di Marrakesh diMaroko jalan bernama “Kutubiyyin” atau penjual buku yang berisi lebih dari 100 toko buku.

Penggunaan tercatat paling awal dari kertas untuk kemasan tanggal kembali ke 1035, ketika Persia wisatawan mengunjungi pasar diKairo mencatat bahwa sayuran, rempah-rempah dan
perangkat keras yang dibungkus kertas untuk pelanggan setelah mereka dijual.

Ø Sejak Perang Salib Pertama tahun 1096

pembuatan kertas di Damaskus telah terganggu oleh perang, produksi membelah menjadi dua pusat. Mesir dilanjutkan dengan kertas tebal, sementara Iran menjadi pusat dari makalah tipis. Pembuatan kertas menyebar di seluruh dunia Islam, dari mana itu barat lanjut menyebar ke Eropa .pembuatan Kertas diperkenalkan ke India pada abad ke-13 oleh pedagang Arab, di mana hampir seluruhnya diganti bahan penulisan tradisional.


Ø Sejarah penemuan mesin cetak

Johannes Gensfleisch zur Laden zum Gutenberg (sekitar 1398 - 3 Februari 1468) adalah seorang pandai logam dan pencipta berkebangsaan Jerman yang memperoleh ketenaran berkat sumbangannya di bidang teknologi percetakan pada tahun 1450-an, termasuk aloy logam huruf (type metal) dan tinta berbasis-minyak, cetakan untuk mencetak huruf secara tepat, dan sejenis mesin cetak baru yang berdasarkan pencetak yang digunakan dalam membuat anggur.

Tradisi menamainya sebagi pencipta movable type di Eropa, suatu perbaikan sistem pencetakan blok yang sudah digunakan di wilayah tersebut. Dengan mengombinasikan unsur-unsur ini dalam suatu sistem produksi, ia memungkinkan terjadinya pencetakan materi tertulis secara cepat, serta terjadinya ledakan informasi di Eropa Renaisans.

Karya utamanya, Alkitab Gutenberg (juga dikenal sebagai Alkitab 42 baris), telah diakui memiliki estetika dan kualitas teknikal yang tinggi.

Masa muda

Gutenberg lahir di kota Mainz, Jerman, sebagai putra bungsu dari pedagang kelas atas Friele Gensfleisch zur Laden, dari istri keduanya, Else Wyrich. Menurut beberapa laporan Friele adalah seorang tukang emas untuk uskup di Mainz, namun kemungkinan besar ia juga melakukan perdagangan kain sebagai sumber penghasilannya.[1] Tahun kelahiran Gutenberg tidak diketahui persis namun kemungkinan besar sekitar 1398.

Ia menerima latihan awal sebagai seorang tukang emas. Pada tahun 1411, terjadi pemberontakan di Mainz, sehingga dia harus pindah ke Strasbourg dan tinggal di sana selama 20 tahun. Di Strasbourg, beliau menyambung hidupnya dengan membuat barang yang terbuat logam. Gutenberg menghasilkan hiasan kecil bercermin untuk dijual kepada peziarah ugama Kristen. Dia kemudiannya pulang ke Mainz dan bekerja sebagai seorang tukang emas.

Ide Gutenberg yang terpenting tercetus ketika dia bekerja sebagai tukang emas di Mainz. Dia mendapat ide untuk menghasilkan surat pengampunan dengan membentuk kop huruf untuk mencetak surat pengampunan dengan banyak agar dia mendapat banyak uang untuk membayar hutang-hutangnya ketika dia bekerja sebagai tukang logam dahulu. Waktu itu, buku dan surat ditulis dengan tulisan aksara latin dengan tangan dan mengandung banyak kesalahan ketika penyalinan, juga kekurangannya selain itu ialah lambat.

Oleh karena itu, Gutenberg pertama kalinya membuat acuan huruf logam dengan menggunakan timah hitam untuk membentuk tulisan aksara latin . Pada mulanya, Gutenberg terpaksa membuat hampir 300 bentuk huruf untuk meniru bentuk tulisan tangan yang berbentuk tegak-bersambung. Setelah itu, Gutenberg membuatkan untuk mereka mesin cetak yang bergerak untuk mencetak. Mesin cetak bergerak inilah sumbangan terbesar Gutenberg. Setelah menyempurnakan mesin cetak bergeraknya, Gutenberg mencetak beribu-ribu surat pengampunan yang disalah gunakan oleh Gereja Katolik untuk mendapatkan uang. Penyalah-gunaan ini merupakan puncak timbulnya bantahan daripada sebagian pihak seperti Martin Luther.

Pencetakan Alkitab

Pada tahun 1452, Gutenberg mendapatkan pinjaman uang dari Johann Fust untuk memulakan proyek pencetakan Alkitab yang terkenal. Namun, Gutenberg telah dipecat dari pengurusan percetakan Alkitab itu sebelum dia disiapkan sepenuhnya disebabkan Gutenberg dituduh mencetak surat pengampunan, kalender dan buku bacaan ringan sebagai pengisi waktu luang. Bagaimanapun Alkitab yang dihasilkan masih dikenal sebagai Alkitab Gutenberg yang mengandung 42 baris setiap halaman disiapkan yang pada 15 Agustus 1456 dan dianggap sebagai buku bercetak tertua di dunia barat.


Dua ratus jilid salinan Alkitab Gutenberg telah dicetak, sebagian kecilnya (lebih kurang 50) dicetak di atas kulit lembu muda. Alkitab Gutenberg yang cantik dan mahal itu dijual dengan harga tiga tahun gaji seorang kuli biasa. Buku itu dijual di Pameran Buku Franfurt pada tahun 1456. Secara kasar, hampir seperempat Bible Gutenberg masih terawat sampai sekarang.


http://id.wikipedia.org/wiki/Johannes_Gutenberg

Sabtu, 27 Desember 2014

copenhagen

Nama : Ari pratama
Kelas : 3 SA 03
Npm : 11612067

Copenhagen

  I want to go to the capital city of Copenhagen in Denmark and is the largest city in Denmark.di this city many interesting places to visit. Great architectural buildings. Not many tourist offer advantages photographing countries formerly occupied by the Vikings this. Landscape city full of beautiful architecture of this historic building is awesome. However, the most special, this country is famous as a paradise for cyclists. I feel comfortable once set foot in this city. The atmosphere is peaceful and orderly city beautiful. Here exists a harmonious blend of modern urban style and the style of medieval .In here   see the road network in the city and canal-canals also stay abreast.The place century styles such as Borsen, Rosenborg, and also residential district Christianhavn and Nyboder, is an example of a relic of the 18th century skyscraper is not allowed, so that progressive modern architecture in the city is still in line with a series of charming canals, colorful terraced houses and impressive museums. Here there are a number of special roads for pedestrians, which certainly should not be crossed by car, and the like.
   Here can be enjoyed straight from the nearby beauty and tourist attractions in the city can ini.many  way I choose to get around town. I am happy to walk. Copenhagern city is the most comfortable place in the trace on foot because of the air and nice scenery. One of the famous car-free street is Stroget, Approximately 1.8 kilometers long this way. Various attractions interesting and worth a visit if you are visiting this city is Tivoli, little Mermaid, Nyhavn, Amalienborg Palace, Strøget and Assistens Kirkegård. Tivoli is very strategic place to visit and is suitable for children of all ages as well. This is a family favorite entertainment spot in Copenhagen. Probably the same with the Fantasy World Dufan in Jakarta. Here can enjoy a lot of games in a variety of rides like the wooden roller coaster made in 1914.Tivoli also be a good place to relax. Cool gardens, there is a complete small lakes with boats for rent. There is also a concert orchestra, stage music, theater and small cafes. From the central station, Tivoli lies not so much.
   Then a visit to the port of Copenhagen to see the statue of the little Mermaid. Little Mermaid is a statue of a mermaid mascot. Four-foot-high statue was sculpted by artist Edvard Eriksen inspired by Hans Christian Andersen fairy tale of the same title. The statue was unveiled in 1913 and became one of the attractions of the most visited tourist attractions.
    Then Nyhavn New Harbour which in Danish means New Harbour, is one of the tourist destinations in the Copenhagen area. There we can walk along the canal near the harbor Here there are many cafés where we could relax fun while seeing the sights of ancient wooden ships that dock near the old port, which is now closed to commercial activity. This canal was built 300 years ago with the aim that can be docked ship further into the city. Later when the vessel size, the greater, unused channels here again. The water in the canal harbor town was clean, so routinely used as a swimming race in the summer. You can also get around the city by following the canal tour / Canal Tour. Quite a lot of sights and attractions in Copenhagen that can be enjoyed through this water transportation. The boat takes you through the canals in the old part of town and passes many of the most famous tourist attractions such as the Little Mermaid, Parliament House, the Opera House, The Royal Palace, Amalienborg and others. The trip begins and ends in Nyhavn.
   Amalienborg Palace It is one of three Danish royal palace in Copenhagen. The palace is usually occupied by the royal family during the winter. When the Danish flag seen flying over there, it's a sign that the Queen of Denmark was at that place. The most interesting attractions in this place is a palace guard guards turn of events. It usually occurs in the middle of the day. At the turn of the clock duty, the guards gathered at the palace, and then marched around each post to turn the task. The uniform worn by guards is the same as the period mid 18th century.
    Strøget For those who love to shop or just "window shopping", this place is the center of the longest pedestrian shopping area in Copenhagen. The road stretched very long and surrounded by shops and boutiques, ranging from the most famous and expensive brands to retail stores are cheap. Stroget very strategic location, not far from Tivoli and the Town Hall. The shops here open every day between the hours of 10:00 to 20:00. Along the way will be a lot of street artists we find artists who exhibit their ability to play music or other attractions. For those of you who want to find a cheap souvenirs, then disnilah place.
    Assistens Kirkegård This place is the most extensive burial area and is located in central Copenhagen, in an area called the Northbridge (Nørrebro) Many famous figures figures are buried here one of which is the famous Hans Christian Andersen. The burial area is very clean and organized and much visited locals or tourists to relax and spend an afternoon. In contrast to another funeral, burial is far from being mystical or scary for some people. At a certain period, there are services of tour / guide that caters to tourists foreign tourists to get around.
That is about Copenhagen someday I hope will to go in Copenhagen  for holiday with my family . but I think place beautiful , if my county have the same place with Copenhagen maybe I will visit and stay for holiday. In here have many historical building on copenhagen . famous place I love it.

Source:

http://www.tribunnews.com/ tribunners / 2011/10/10 / fun-enjoy-beauty-city-copenhagen